O'clock

Kamis, 31 Maret 2011

knalpot plasma

menurut catatan WHO jakarta menempati urutan ke-3 setelah katmandu (nepal) dan new delhi (india) atas masalah udara kotornya.lalu munculah pemikiran tentang knalpot plasma untuk mengurangi jumlah polutan yang ada di jakarta.dari hasil uji laboratorium mengenai penggunaan knalpot plasma,diperoleh data: co2 menyusut hingga 86,5% dan co 88,9% saat putaran mesin mencapai 2200 rpm.secara garis besar knalpot plasma membuat gas terionisasi.

0 komentar:

Posting Komentar